Pages

Pages

Tuesday, 22 December 2015

Hakekat Shalat 

Mi’raj al-mukmin (naiknya jiwa seorang mu’min ke hadirat Allah)  Pendakian spiritual menuju Allah   Audiensi langsung dengan Allah  Tujuan Essensial Shalat Tujuan essensial shalat adalah untuk mengingat Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, sebagaimana firman-Nya : “Sesungguhnya Aku inilah Allah. Tidak ada Tuhan yang haq selain Aku, maka sembahlah Aku, dan tegakkanlah shalat untuk mengingat-Ku.”  Hasil  Ingat Kepada Allah 1. Ingat rahmat, kekuasaan, dan adzab-Nya, serta pahala, dosa. 2. Taat perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. 3. Mohon Ridho-Nya dan selamat dari adzab-Nya 4. Sadar dan lebih kenal (ma’rifat) terhadap jati dirinya yang lemah (dha’if). 5. Jauh dari yang keji dan mungkar 6. Luas dan konprehensif wawasan dan cara pandangnya 7. Berkah hidupnya dan lain sebagainya. 
   Buah lupa Allah  “Dan Barang siapa berpaling dari ingat kepada-Ku (juga alQur’an), pastilah akan mendapat kehidupan yang penuh dengan kemelut….” (QS. Toha : 124).  
“Maka celakalah (neraka wail-lah) bagi orang-orang yang (sekedar)  shalat,  yang  mereka  itu  lalai  akan  shalatnya.” (QS. Al-Ma’un : 4-5).  1. Lupa rahmat, kekuasaan, dan adzab-Nya.  2. Lupa jati dirinya (QS. Al-Hasr : 19).  3. Picik cara pandangnya.  4. Melanggar perintah dan larangan-Nya.  5. Buas, keji, dan brutal perilakunya.  6. Rumit, penuh kemelut dan tidak berkah hidupnya (QS. Toha : 124).  7. Celaka dan di neraka Wail tempatnya (QS. AlMa’un : 4-5).  Manfaat Shalat a.   Ketenangan dan ketentraman hati   “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28).  
b. Dibimbing oleh Allah SWT. dalam mengambil keputusan  yang benar atas berbagai pilihan. 

 
“…dan  ketahuilah  bahwa  sesungguhnya  Allah (kuasa)  membatasi antara manusia dengan hatinya….” (QS. Al-Anfal : 24).  
“Dan  Allah  yang (kuasa)  menyempitkan  dan (kuasa) pula untuk melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu kembali.” (QS. Al-Baqarah : 245). 
c. Mencegah perbuatan yang keji dan mungkar  Buahnya Shalat “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu kitab (alQur’an). Dan tegakkanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan yang keji lagi mungkar ”. Sedang ingat Allah adalah segala-galanya. “Dan Allah itu Maha Mengetahui segala apa yang kamu perbuat.” (QS. Al-Ankabut : 45). 
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman yang mereka itu khusyu’ dalam shalat mereka.” (QS. Al-Mu’minun : 1-2). 
“Shalat  itu  adalah  sendi  utama  agama,  maka  barang  siapa  yang konsisten menegakkannya tentulah ia telah menegakkan agama. Dan barangsiapa  merusaknya,  tentulah  ia  telah  menghancurkan  agama (tersebut).” (HR. al-Baihaqi)

No comments:

Post a Comment